kamarang.com, Tasikmalaya – Pembukaan Parade Coffee n Camp sangat ditunggu tunggu baik oleh masyarakat Desa Kadipaten dimana kafe tersebut berada maupun oleh para netizen penikmat kopi dan juga selfie.

Bahkan jauh jauh hari sebelum soft opening Sabtu (22/02/2020), sudah banyak yang pesan tempat di Parade Coffee n Camp untuk dijadikan Spot Prewedding.

Terlihat dari beberapa percakapan di Medsos sebelum soft opening dilaksanakan, saat akun Parade mempostingnya. “Coming Soon,” posting Parade dibumbui gambar lokasi yang instagramable.

“Mantaps bu, dimana itu,” komen salah satu netizen.

“Buat prewed bisa ya,” tambah satunya lagi.

Devi Farida, owner dari Parade Coffe n Camp mengakui, sebelum opening memang tempat tersebut sudah ada yang memesannya untuk prewedding.

“Alhamdulillah reservasi buat prewedding sudah banyak yang pesan, mudah-mudahan sukses,” terangnya kepada media, Sabtu (22/02/2020).

Selain menjual menu kopi tersedia juga makanan berat serta cemilan kekinian khas resto ternama. “Ada menu western ada juga menu makanan sunda,” tambahnya.

Sementara untuk reservasi juga buat camping baik keluarga maupun komunitas pecinta alam, Devi mengungkapkan, tersedia beberapa macam paket include dengan nasi liwet dan kopi juga

“Untuk info lebih lanjut bisa hubungi admin yangg ada di akun instagram Paradecoffeandcamp. Follow juga ya,” terangnya.

Terakhir, Devi menyebutkan, pembukaan Parade Coffee n Camp selain untuk mendongkrak Kopi Karaha, karena yang digunakannya adalah Kopi Karaha, juga sebagai kesempatan bagi warga setempat untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan ekonomi warga.

“Untuk saat ini kita tidak muluk-muluk. Mudah mudahan dengan berdirinya kafe ini insyaalloh bisa menyerap tenaga kerja asli warga sini, sehingga jika ada yang menganggur bisa ikut bekerja,” tambahnya.

Adapun Abah Oyon, sesepuh Desa Kadipaten mengatakan sangat bersyukur dengan adanya kafe tersebut. Ia membenarkan dengan adanya kafe tersebut bisa menyerap tenaga kerja warga setempat dan diharapkan bisa menghidupkan kembali wana wisata kawasan Kawah Karaha Bodas.

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur ada orang yang mau membuka ide dan sekaligus terjun membuka usaha kopi di sini, ternyata ide pengembangan wisata yang abah cita citakan sesuai dengan apa yang direncanakan oleh kang Lulu dan Bu Devi. Seperti gayung bersambut,” terangnya. (El-z)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.