HomeRegional

Warga Arjasari Geram, Truk Pengangkut Pasir Tanpa Penutup Terpal Masih Lalu Lalang

Warga Arjasari Geram, Truk Pengangkut Pasir Tanpa Penutup Terpal Masih Lalu Lalang

kamarang.com, Tasikmalaya - Warga Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya geram, lantaran truck pengangkut pasir yang sering melintas ke w

Kembali, Gerakan Satria Bersarung Layangkan Protes kepada Wali Kota Tasikmalaya Lewat Spanduk
Keluarga Pria Penerobos Gerbang Mapolresta Tasikmalaya Minta Maaf
Innalillahi, Kades Arjasari Leuwisari Meninggal Dunia, Ucapan Belasungkawapun Mengalir

kamarang.com, Tasikmalaya – Warga Arjasari Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya geram, lantaran truck pengangkut pasir yang sering melintas ke wilayahnya tidak mengindahkan etika berlalu lintas, yakni dengan tidak menutup truck tersebut dengan terpal saat mengangkut pasir.

Dengan tidak di tutupnya bak saat mengangkut pasir, itu bisa membahayakan pengguna jalan lainnya terutama pengguna roda dua karena sering terkena atau kelilipan pasir yang berterbangan kena angin.

Menanggapi hal tersebut, Dadan Jaenudin, Ketua Ormas Brigez DPW Kabupaten Tasikmalaya sekaligus warga masyarakat Desa Arjasari turun kejalan dan melakukan pemberhentian dan memberikan pengertian kepada sopir akan bahayanya hal tersebut, Rabu (11/11/20).

“Sebagaimana yang sudah dijelaskan dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas angkutan jalan, setiap kendaraan yang membawa material harus ditutup terpal,” jelasnya.

Adapun akan sikap Dishub yang diduga masih membiarkan hal ini terjadi, Dadan mengatakan, dirinya sangat menyayangkan karena pihak DISHUB tidak ada tindakan terhadap truk yang melanggar tersebut.

“Dalam konteks ini saya pribadi berasumsi negatif terhadap pemerintah karena sudah melakukan pembiaran terhadap para pelanggar peraturan, apakah pemerintah takut dengan pengusaha atau ada apa. Asumsi saya jadi seperti itu,” tambah Dadan.

Lebih lanjut, Dadan mengatakan, kalau tidak ada tindakan dari pemerintah terkait maka dirinya bersama masyarakat serta para ulama yang berada di wilayah Desa Arjasari akan melakukan aksi turun kejalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, banyak truk pengangkut pasir tanpa penutup terpal yang masih berlalu lalang di jalanan Kabupaten Tasikmalaya, yang bisa membahayakan pengguna jalan lain terutama pengendara roda dua.

Bahkan hal ini pernah ditanggapi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tasik, melalui Kasi Binwasops Bidang Lalin. Namun sampaj saat ini, truk truk tersebut masih berlalu lalang seakan aman melenggang di jalanan. (K23)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: