kamarang.com, Tasikmalaya – 

Wali Kota Tasikmalaya, H Budi Budiman melepas sebanyak 220 pekerja yang akan bekerja di dua perusahaan garment di Tasikmalaya.

Ke 220 pekerja tersebut bekerja di PT Toidore dan PT Bastoh, setelah sebelumnya diberikan pembekalan dan pelatihan oleh LPK Tq Propesional.

“Alhamdulilah sudah ada sekitar 200 pekerja yg disalurkan bekerjakerjasama ke pt teodore dan pt bastoh di bidang garmen,” ungkap Budi, Senin (09/03/2020).

Dengan adanya LPK yang memberikan pelatihan tersebut menurut Budi dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Kota Tasikmalaya.

“Alhamdulilah dengan hadirnya lpk lpk dan kerjasama perusahan perusahaan, termasuk perusahaan luar, angka pengangguran di Tasik thn 2019 6,75 itu dibawah rata rata nasional dan proprinsi,” tambah Budi.

Sementara, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadis Naker), H Rahmat Mahmuda, mengatakan, sebenarnya kebutuhan pekerjanya sebanyak 500 orang, karena kondisi yang tidak memungkinkan jadi baru 200 orang yang bisa di berangkatkan.

“Ini hasil dari job fair mini bersama PT Teodore, kemarin yang dibutuhkan 500 orang, untuk sementara ini baru 200 orang yang diterima,” terang Rahmat.

Ia melanjutkan, keberadaan LPK Ini sangat bagus karena tidak hanya melatih tapi juga ikut menyalurkan tenaga kerjanya.

“Kami sangat mengapresiasi, karena kami tidak hanya melatih tapi kami juga harus menyalurkan para tenaga kerja untuk bisa bekerja,” tambahnya.

Dan menurut Rahmat selain keberadaan LPK, kegiatan job fair mini juga mampu mengurangi angka pengangguran di Kota Tasikmalaya.

“Untuk tahun 2019, angka pengangguran diangka 6,75 dan itu sudah turun dari tahun tahun sebelumnya. Keberadaan LPK yang memberikan pelatihan serta adanya pelaksanaan jobfair mini ini sangat efektif mengurangi pengangguran,” terangnya.

Kedepan Rahmat berharap angka pengangguran di Kota Tasikmalaya terus menurun sehingga mampu menaikan tarap hidup warga Tasik. (Wan)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.