HomeNasional

Terkait Maraknya Diskriminasi Warga Asia, TB Hasanuddin Imbau WNI di New York Tetap Tenang

Terkait Maraknya Diskriminasi Warga Asia, TB Hasanuddin Imbau WNI di New York Tetap Tenang

kamarang.com, JAKARTA - Maraknya diskriminasi terhadap warga Asia di Amerika Serikat, dapat oerhatian dari Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (purn)

KPK Geledah Rumah Pemilik Perusahaan di Kota Banjar
Anies Ganti E-Budgeting Era Ahok
Inilah Sikap Elemen Pergerakan dan Aktivis Islam di Kota Tasik Atas Ketidakadilan Hukum

kamarang.com, JAKARTA – Maraknya diskriminasi terhadap warga Asia di Amerika Serikat, dapat oerhatian dari Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin.

Untuk itu, Ia mengimbau agar seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Amerika Serikat untuk tetap tenang dan tidak panik.

Imbauan ini disampaikan Hasanuddin menyusul seruan dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) kepada WNI terkait dengan maraknya insiden diskriminasi dan kekerasan bermotif rasial di kota New York, AS.

“Kami di DPR berharap kepada seluruh WNI di AS untuk tetap tenang dan tidak panik. Bila melihat gelagat yang mencurigakan segera lapor atau berkomunikasi dengan KJRI yang siaga 1x 24 jam,” kata Hasanuddin melalui sambungan telepon, Jumat (12/03/21).

Hasanuddin menerangkan, sejak tanggal 4 Maret, Pemerintah New York telah mengumumkan bahwa tindakan diskriminasi terhadap warga Asia terus meningkat.

“Kami juga mengapresiasi langkah Kementrian Luar Negeri cq Perwakilan yang bergerak cepat memberikan peringatan kepada seluruh WNI disana dan sekalian membuka posko siaga pengaduan,” tandasnya.

Pihak KJRI New York juga mengimbau WNI untuk terus memperhatikan situasi keamanan setempat melalui pemberitaan di media massa atau sumber-sumber resmi dari pemerintah setempat.

Dalam keadaan darurat, hubungi 911. Sekiranya memerlukan bantuan, KJRI New York juga membuka hotline dan bisa menghubungi KJRI New York pada nomor: – 347 806 9279 – 646 491 3809 – 646 238 8721 – 929 366 9842 – 929 329 4872.

Melansir BBC, baru-baru ini di AS banyak terjadi kekerasan terhadap orang-orang keturunan Asia, diantaranya menimpa lansia asal Thailand, seorang keturunan Filipina-Amerika dan juga perempuan asal China. (***)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: