kamarang.com, Tasikmalaya – LSM Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI), terus konsisten menggelar Baksos LSM PADI berbagi setiap bulannya. Hal tersebut didasari adanya fakta dilapangan bahwa di Kota Tasikmalaya masih banyak warga yang hidup dibawah garis kemiskinan.

“Kebahagiaan adalah pengalaman spiritual dari menikmati setiap detik kehidupan kita dengan penuh rasa cinta, rasa syukur dan terima kasih serta pengabdian kepada Tuhan yang menciptakan kita. Melalaui kegiatan baksos LSM padi yang di gelar rutin tiap bulan adalah upaya kami untuk menanamkan rasa kemanusian kepedulian terhadap sesama,” terang Andi Lala, Sekjen LSM PADI, Sabtu (04/07/2020).

Andi melanjutkan, ketika LSM PADI turun menyusuri sudut kota, ternyata masih banyak masyarakat Kota Tasikmalaya yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Untuk itu, dirinya berharap pihak pemerintah harus melek dan melihat kondisi masyrakat di bawah dan dalam hal ini pemerintah harus bertanggungjawab.

“Karena sesuai undang undang dasar 45, bahwasanya, Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. Untuk itu, Pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial, juga anggota legislatif harus bertanggung jawab memenuhi kebutuhan mereka fakir miskin,” harapnya. (Al-g)


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Admin

Send this to a friend