kamarang.com, Tasikmalaya – Sebagai wakil ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H Cecep Nurul Yakin merasa prihatin dengan adanya korban miras oplosan yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya.

Menurutnya, ini menjadi teguran keras bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. “Menjadi koreksi semua unsur, ini menjadi musibah bagi kita semua. Dan sebagai wakil ketua DPRD saya merasa prihatin atas kejadian tersebut,” ungkapnya, Selasa (28/01/2020).

Dikatakan musibah karena menurut Cecep korbannya generasi muda yang seharusnya sedang giatnya belajar. “Kenapa musibah karena korbannya adalah generasi kita yang seharusnya sedang menjalankan pendidikan,” tambahnya.

Adapun terjadinya musibah tersebut, Cecep menyebutkan bisa jadi karena kurangnya kontrol sosial terhadap dinamika di masyarakat.

“Perlu adanya konsolidasi bersama pemangku kebijakan, menyelamatkan masyarakat dari aspek negatif seperti itu. Silaturahmi dan kekerabatan secara interaksi juga harus ditingkatkan,” terangnya.

Kedepan, sebagai wakil ketua DPRD, Cecep meminta keras supaya kepala daerah menggerakan segenap alat negara termasuk jajaran dibawahnya agar semua aspek kegiatan di masyarakat dapat terkontrol dengan baik.

“Saya mendorong bupati untuk segera bertindak agar hal tersebut tidak terjadi lagi,” kata Cecep.

Dilain pihak, Cecep juga mengajak ke segenap masyarakat agar ada penguatan yang lebih masif dan ruang yang diberikan lebih luas.

“Semua stakeholder, MUI, kiyai, guru ngaji mari kita jabat tangan untuk bersama sama menguatkan moral dan ahlak agar Tasikmalaya terbebas dari pengaruh negatif seperti miras dan hal yang menghancurkan generasi muda,” ujar cecep.

Tak lupa Cecep juga meminta kepada para orang tua agar lebih memperhatikan lingkungan anak anaknya karena pengawasan orang tua jauh lebih dibutuhkan oleh anak anaknya.

“Orang tua juga harus membantu mengontrol anak anaknya karena di sekolah hanya beberapa jam saja,” pungkasnya. (El-z)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.