kamarang.com, Tasikmalaya – US (49) buruh kasar Pasar Singaparna terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, ia telah melakukan penganiayaan terhadap JM (50) pedagang di Pasar Singaparna hingga JM meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin malam sekira pukul 23:00 Wib (06/01/2020) di pasar Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut keterangan, Pelaku punya dendam kesumat terhadap korban yang pernah menuduh almarhumah ibu pelaku mencuri dagangan.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan S.Ik mengatakan, unit patroli sabahara mengamankan sesorang yang diduga melakukan tindakan penganiayaan yang mengakibatkan meningalnya korban.

Dijelaskan AKP Siswo, kebetulan kerjaan pelaku ini sehari harinya sebagai buruh di pasar Singaparna. Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat minum minuman keras oplosan.

“Pelaku punya dendam pribadi yang sudah lama. Karena teringat, lalu pelaku menghampiri korban, kemudian memukul korban beberapa kali. Korban sempat lari kemudian dilerai oleh para saksi,” terang Siswo, pada konferensi pers di Mako Polres Tasikmalaya, Selasa (07/10/2020).

Setelah pemukulan tersebut, diketahui korban meninggal dunia dan kemudian di bawa ke RS SMC. “Dari RS SMC jenazah kami kirim ke  RS RSUD di kota tasik untuk di lakukannya autopsi,” tambahnya.

Selain mengamankan pelaku, Polisi jyga mengamankan barang bukti berupa satu buah jaket, satu buah KTP dan satu cin cin batu ali.

Atas perbuatannya itu, Pelaku diganjar dengan pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun penjara. (El-z)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.