kamarang.com, Tasikmalaya – Satu Pasien dalam pengawasan (PDP) corona yang berasal dari Kampung Paniis Cikudu, Desa Mandalagiri, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia pada Kamis Pagi (23/04/2020)

Sebelum meninggal, pasien sempat diperiksa oleh tim medis Puskesmas Leuwisari dikediamannya.

“Betul, pasien sebelum meninggal sempat melewati rafid test, namun hasilnya negatif,” ujar Kepala Puskesmas Leuwisari, Didin Budiana di pemakaman.

Didin melanjutkan, sebenarnya pasien hendak melewati tes lanjutan di RS SMC, karena pasien sering mengeluh sakit sesak pada paru, namun sebelum melewati test lanjutan di RS SMC, pasien keburu meninggal.

“Setau saya pasien tak lama pulang dari bandung, selama 3 harian ia baru pulang. Ia sempat mau di tes lanjutan, namun keburu meninggal,” tambahnya.

Adapun penyebab meninggalnya pasien tersebut, Didin belum bisa berbicara lebih.

“Saat dikonfirmasi ke keluarga pasien (almarhum), pasien ini katanya memiliki riwayat gangguan pada paru-parunya,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan, saat ini jenazah pria yang diketahui bernama Munir (54) tersebut telah disemayamkan di pemakaman umum tak jauh dari kediamannya.

Proses pemakaman sesuai dengan protokol Covid-19 oleh tim dari RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. (Day)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.