kamarang.com, Tasikmalaya – Anggota Satgas Gugus Tugas Covid-19 Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Guntur Hermawan, menyayangkan belum optimalnya sinergitas terkait assesment dampak covid-19 secara kesehatan, sosial, dan ekonomi.

“Tujuan dari assesment yaitu mengidentifikasi faktor kesehatan, sosial, dan ekonomi dengan harapan masyarakat terdampak covid-19 atau penerima manfaat bantuan sosial dari pemerintah tepat sasaran sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru,” jelas Guntur.

Padahal menurutnya, Satgas covid-19 Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang dibentuk sesuai Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa.

“Surat edaran ini jadi acuan dalam pelaksanaan Desa Tanggap Covid-19 dan pelaksanaan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan menggunakan dana desa. Namun sinergitas data belum terbentuk sehingga ditakutkan timbul masalah baru,” tambah Guntur.

Untuk itu, Guntur berharap kedepannya ada integritas antara gugus tugas kabupaten sampai ke bawah sehingga tidak ada tumpang tindih data.

“Sehingga bisa berkoordinasi masalah sosial ekonomi sehingga pemerintah serius dalam menangani dampak sosial ekonomi ini,” terangnya.

Selain itu, Guntur juga berharap pemerintah bisa melakukan rafid test terhadap para pemudik yang datang kembali ke kampung halamannya, khususnya di Desa Jayapura.

“Karena hal itu supaya kami sebagai tim gugus tugas di lapangan bisa lebih spesifik memutus mata rantai covid 19 ini,” pungkasnya. (Day)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.