kamarang.com, Tasikmalaya – Setelah mengabdi selama 27 sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tasikamalaya, H Iwan Saputra menyatakan untuk pensiun dini tepat 1 Juni 2020.

“Saya, Iwan Saputra Telah Dinyatakan Pensiun/purna setelah 27 tahun mengabdi sebagai ASN. Hal tersebut berdasar surat pengajuan pensiun dini (sisa masa kerja masih 7 tahun) yang sudah di ajukan beberapa waktu lalu,” terang Iwan, Jumat (05/06/2020).

Keputusan tersebut diambil, sebagai komitmen pria yang akrab dipanggil A Iwan tersebut untuk maju di perhelatan Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2020 ini.

“Langkah ini diambil bagian dari komitmen perjuangan untuk ikut konsestasi dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah di kabupaten tasikmalaya,” tambhanya.

Lebih lanjut Iwan mengataka, dorongannya maju dalam proses pemilihan kepala daerah lahir dari dorongan masyarakat, tokoh ulama, tokoh cendikiawan, para pemuda yang mengharapkan adanya proses perubahan di kabupaten tasikmalaya.

“Dorongan tersebut, tulus sebagai bagian dari aspirasi untuk kemajuan Kabupaten Tasikmalaya. Insya Allah, Jika kepercayaan rakyat diberikan dan atas izin allah, maka saya siap untuk menjadi calon Bupati Tasikmalaya dan nanti berikhtiar dalam pilkada serta mohon doa dari masyarakat,” ujarnya.

Terkait dengan agenda itu, Iwan menawarkan beberapa gagasan perubahan sebagai berikut.

1.Membuka lapangan pekerjaan, termasuk mendorong usaha muda dalam industri kreatif.

2.Meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya

3.Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mencegah dan menanggulangi covid-19 secara berkelanjutan.

4.Memperkuat kemandirian ekonomi rakyat di sektor pertanian, peternakan, perkebunan dan kelautan.

5.Sektor pertanian akan jadi kekuatan utama kabupaten tasikmalaya, termasuk ekspor padi organik harus didukung dan didorong.

6.Melakukan penataan kawasan ibukota kabupaten tasikmalaya yang ramah dan rapih.

7.Meningkatkan kualitas ketaqwaan umat islam, menjadikan kabupaten tasikmalaya sebagai pusat pendidikan islam berbasis pesantren.

8.Penguatan akuntabilitas publik, transparansi anggaran, dengan membuka anggaran dari perencanaan hingga pelaksanaan publik.

9.Memperkuat pembangunan dan pemberdayaan desa serta memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan desa.

10.Mengembangkan dan menata kawasan wisata alam.

11.Pembangunan dan mengembangkan pembinaan olahraga, kesenian dan budaya serta mendorong lahirnya pemuda-pemudi berprestasi di bidang olahraga, kesenian dan budaya.

12.Pembangunan insfraktruktur jalan irigasi dan lainnya hingga pelosok desa.

13.Membangun produk unggulan disetiap daerah atau kawasan.

14.Mendukung dan memperjuangkan terbentuknya DOB tasela.

15.Penataan pasar tradisional dan membangun pasar tradisional baru.
16.Menjadikan kabupaten tasikmalaya yang ramah untuk investasi.

17.Penanggulangan kemiskinan secara berkelanjutan.

“Demikian ide dan gagasan yang kami tawarkan untuk perubahan di Kabupaten Tasikmalaya. Kami juga masih membuka ruang masukan dari masyarakat,” pungkasnya. (Day)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.