HomePeristiwa

Penantian Panjang Warga Panjalu Atas Kasus Korupsi Mantan Kades Panjalu Terjawab Sudah

Penantian Panjang Warga Panjalu Atas Kasus Korupsi Mantan Kades Panjalu Terjawab Sudah

kamarang.com - Usai sudah penantian warga Panjalu akan putusan hukum Petahana Kepala Desa Panjalu, yang kini ditetapkan oleh pihak berwajib sebagai t

Diduga Nyetir Sambil Main HP, Mobil Putih yang Dikendarai Bidan Hampir Masuk Jurang
Korban Miras Oplosan Bertambah Jadi 21 Orang, 7 Orang Meninggal Dunia
Alami Kecelakaan di Pangandaran, Pemilik Mobil Dinas Belum Bisa Dikonfirmasi

kamarang.com – Usai sudah penantian warga Panjalu akan putusan hukum Petahana Kepala Desa Panjalu, yang kini ditetapkan oleh pihak berwajib sebagai tersangka dalam kasus korupsi retribusi wisata Panjalu.

Terjeratnya Petahana Kades Panjalu tersebut tidak terlepas dari jerih payah pelaporan LSM Jaringan Masyarakat Anti Korupsi (JAMAK) Priangan bersama salah satu warga yang merupakan pituin Panjalu.

Pada Tahun 2018 lalu JAMAK bersama salah satu warga Panjalu tersebut melaporkan dugaan kasus korupsi retribusi wisata panjalu. Pada waktu itu JAMAK sering berkunjung ke Panjalu menemui warga untuk terus berdiskusi dan mengembangkan kasus korupsi tersebut.

“Kang Iwan Restiawan, adalah salah satu putra asli daerah Panjalu. Bersama kami (JAMAK) Priangan dalam waktu yang panjang mengkaji soal carut marutnya Wisata Panjalu. Hingga pada akhirnya terdapat titik temu. Yaitu adanya penyalahgunaan anggaran retribusi oleh Kepala Desanya,” terang Dede Haris, Ketua JAMAK Priangan kepada kamarang.com, Kamis (17/09/2020).

Dengan ditangkapnya Mantan Kades Panjalu tersebut, JAMAK Priangan, mengucapkan terimakasih banyak kepada Kang Iwan Restiawan selaku putra daerah panjalu, Kejaksaan Negeri Ciamis dan seluruh warganya, atas kerjasamanya dalam pengungkapan tindak pidana korupsi di desa tersebut.

“Semoga kedepan, Desa panjalu lebih maju bersih dari Korupsi,” harapnya.

Menanggapi atas ditetapkannya Kepala Desa Panjalu sebagai tersangka Korupsi yang hari ini ditahan oleh Polres Ciamis, Iwan Restiawan, salah satu tokoh pemuda pergerakan asli pituin Panjalu saat dihubungi via telepon, mengatakan dirinya sangat mengapresiasi terhadap kinerja dan komitmen serta kerja keras pihak Kejaksaan dan Kepolisian yang telah melakukan penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi di tanah Panjalu.

Menurutnya, Korupsi merupakan prilaku buruk, korupsi adalah tabiat penghambat dan merusak tatanan bagi kemajuan pembangunan terkhusus di Daerah Panjalu. Ia juga mengatakan, Korupsi adalah sifat yang tidak baik yang harus dihindari oleh siapapun terlebih sebagai pimpinan jabatan kepala desa.

“Perilaku buruk korupsi bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi dapat merugikan kehormatan keluarga dan merugikan masyarakat. Pemberantasan prilaku korupsi harus menjadi cita cita bersama agar sektor pembangunan betul betul maksimal,” terangnya kepada kamarang.com, Kamis (17/09/2020).

Terakhir Iwan yang saat dihubungi lagi di Bandung, mengucapkan terimakasih kepada kepala BPD Panjalu, Dedi Rustendi yang telah memberikan support dalam memberantas perilaku korupsi. “Yang memang dari sisi ini, saya memiliki kesamaan dengan beliau untuk menegakkan norma norma dan aturan aturan yang baik yang berlaku di masyarakat. Dengan peristiwa ini bagi kami semua menjadi cambuk untuk Panjalu lebih baik, lebih maju lagi, masyarakat betul betul menyadari bahwa perilaku korupsi adalah perilaku buruk yang harus dihindari oleh siapapun,” Ujar Tokoh Muda Pergerakan Pituin Panjalu, Iwan Restiawan. (K23)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: