kamarang.com, Tasikmalaya – Musim Pilkada di Kabupaten Tasikmalaya segera bergulir. September 2020, Kabupaten Tasikmalaya akan menggelar pemilihan pimpinan baru yakni pemilihan Bupati.

Namun harapan masyarakat akan keadaan Kabupaten Tasikmalaya lebih baik, seperti jauh panggang dari pada api, terutama dalam perbaikan infrastruktur jalan.

Sudah beberapa ganti pimpinan, keadaan jalan jalan di pelosok kabupaten Tasikmalaya khususnya, belum banyak tersentuh meski sudah ramai dikeluhkan banyak warga, baik melalui medsos atau melalui pemberitaan media media.

Banyak cara warga Kabupaten Tasikmalaya protes kepada pemerintahan akan rusaknya jalan jalan, ada yang berupa penanaman pohon pisang bahkan ada juga yang dijadikan meme buat pemancingan ikan, namun tetap usaha tersebut masih belum membuahkan hasil.

“Seumur umur saya diam di sini belum pernah merasakan jalan ini bagus,” ungkap Oday warga Sodong hilir kepada media.

Baru baru ini, ada juga yang memposting kondisi jalan raya Salopa disalah satu grup Facebook. “Ini jalan raya Salopa, ini bukan jalan desa lho, tapi Jalan Raya, kondisinya seperti ini, ” unggah salah satu warga yang melintasi daerah Salopa.

Berbagai tanggapan akan banyaknya postingan tentang keluhan warga mengenai rusaknya jalan, namun belum terlihat ada banyak perbaikan. (El-z)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.