kamarang.com, Tasikmalaya – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tasikmalaya, menggelar acara Musyawarah Cabang (Muscab) ke II, guna mempererat dan memperkuat integritas HKTI di Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan yang dilaksanakan di Cikunir, Rabu 18 November 2020 tersebut diikuti ratusan anggota HKTI se Kabupaten Tasikmalaya. Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekjen HKTI Jawa Barat dan juga Pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut, diadakan pula pemilihan ketua HKTI Kabupaten Tasikmalaya, dan secara aklamasi, ketua HKTI diketuai lagi oleh Entang.

Entang mengatakan, kegiatan ini sebagai revitalisasi organisasi sesuai AD-ART HKTI Nasional yang telah melakukan munas. “HKTI Nasional telah melakukan munas, kini kabupaten kota juga sesuai AD-ART melakukan muscab dengan tema HKTI Bangkit Petani Sejahtera,” terang Entang kepada media.

Entang menambahkan, dalam muscab tersebut akan dibahas mengenai integritas HKTI dengan pemerintah agar kemitraan antara HKTI dan pemerintah berjalan dan bersinergi.

“Kami disini jelas akan mendorong program pertanian dari pemerintah, pun demikian, kami juga berharap pemerinah bisa bersinergi dengan program HKTI yang tentunya demi kemajuan petani juga,” tambah Entang.

Entang berpendapat, bidang pertanian yang mampu bertahan dan mampu menciptakan lapangan kerja terutama dimasa pandemi seperi sekarang ini. Jadi keberadaan HKTI pun diharapkan mampu mendobrak dan menjadi penyemangat generasi penerus untuk terjun ke dunia pertanian.

Adapun Endang Ruhimat SH, Sekjen HKTI Jawa Barat, mengatakan, keberadaan HKTI ini yang sudah berusia 47 tahun, namun masa lalu HKTI belum eksis dan belum diketahui oleh masyarakat.

“Semangat membangun keorganisasian dengan HKTI diharapkan para petani memiliki posisi tawar. Selama ini keberadaan HKTI memang belum dirasakan betul oleh petani. Untuk itu, melalui muscab ini kita bangun integritas keorganisasian ini,” terangnya. (K23)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.