Kamarang.com –  Pemerintah Kabupaten Temanggung menganggarkan dana sebesar Rp 5,7 miliar guna menghadapi Pilkades Serentak di 216 desa. Biaya tersebut tentunya bukan biaya yang sedikit untuk gelaran Pemilu Tingkat Desa.

“Dana untuk menggelar pesta demokrasi tingkat desa pada 9 Januari 2020 dianggarkan pada APBD tahun 2019 dan 2020,” kata Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Temanggung, Agus Sarwono, Senin (18/11/19).

Dikutip dari jpnn.com, Ia menyebutkan dana sebesar Rp 5,7 tersebut dianggarkan pada APBD 2019 sebesar Rp 1,4 miliar dan APBD 2020 sebesar Rp 4,3 miliar.

Menurutnya, masing-masing desa akan menerima dana pilkades dengan jumlah bervariasi, tergantung jumlah pemilih di suatu desa.

“Masing-masing desa menerima dana pilkades antara Rp 20 juta hingga Rp 40 juta,” katanya.

Lebih lanjut Agus mengatakan, anggaran dari APBD Kabupaten Temanggung tersebut akan digunakan untuk honorarium penyelenggara pilkades. “Dan untuk penyelenggaraan pilkades seperti mencetak surat suara, pembuatan surat undangan, pembuatan TPS, dan alat kelengkapan lainnya,” tambahnya

Selain dana dari APBD kabupaten, Agus menambahkan, anggaran pilkades juga diambilkan dari APBDes tahun 2019 dan 2020 yang besarannya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing desa.

“Dana dari APBDes khusus untuk persiapan pilkades, seperti rapat dan pengamanan di tingkat desa,” pungkasnya.

Sumber JPNN.COM

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.