Kamarang.com, Tasikmalaya – Perayaan pergantian tahun tidak harus dengan gegap gempita dan menyalakan petasan, atau riuh ramai musik dan lainnya.

Di legok awi, Rt 01/01, Desa Cukang Jayaguna, Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Tasikmalaya, masyarakatnya lebih memilih mendekatkan diri dengan alam saat malam pergantian tahun, Selasa (31/12/19).

Tepatnya, mereka memilih mengadakan istighosah dan muhasabah diri dengan menggelar berbagai kegiatan adat setempat untuk menyatu dengan alam.

Ada perlombaan pusis berbagai bahasa, sunda, indonesia, inggris dan arab. Pengajian dan renungan malam tepat pukul 00.00 wib.

Abah Idras, penggagas kampung wisata edukasi legok awi mengatakan, kegiatan tersebut sengaja digelar lebih kepada bagaimana kita mensyukuri dan mengembalikan adat sunda yang sudah mulai pudar.

“Di sini kita gali lagi adat leluhur kita yang mulai pudar. Muhasabah diri di malam pergantian tahun bagaimana kita bisa bersatu dengan alam sehingga bisa saling jaga,” terangnya.

Dan acara yang sudah kedua kalinya digelar ini diberi tema mapag kala ke dua. (El-z)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.