banner 728x250

KPUD Kabupaten Tasikmalaya Butuh Biaya 59,6 Miliar untuk Pilkada 2020

  • Bagikan
banner 468x60

kamarang.com, Tasikmalaya – Gelaran Pilkada akan segera dilaksanakan meski ditengah pandemi corona seperti sekarang ini. Untuk itu, ada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 5 tahun 2020 yang mengharuskan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 menggunakan protokol kesehatan, demi mewaspadai penyebaran virus corona.

Zamzam Zamaludin, Ketua KPUD Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan, penggunaan protokol kesehatan secara otomatis memerlukan anggaran lebih besar. Pasalnya, KPU membutuhkan logistik lain, selain logistik Pilkada.

banner 325x300

Peningkatan anggaran tersebut di samping karena harus menyediakan alat pelindung diri, juga disebabkan oleh adanya penambahan jumlah tempat pemungutan suara (TPS).

Penambahan TPS sendiri jumlahnya signifikan. Mencapai sekitar 690 TPS. Karena sekarang ada pembatasan jumlah pemilih per TPS, dari 800 orang menjadi 500 orang.

Para peserta sosialisasi PKPU no 5 baik dari perwakilan partai maupun perseorangan

“Kami sudah ajukan tambahan anggaran ini kepada pemerintah daerah. Pemerintah daerah sudah berkomitmen untuk sama-sama memenuhi kebutuhan anggaran tersebut,” ujar Zamzam, usai membuka acara sosialisasi PKPU no 5, Rabu (17/06/2020).

Zamzam menambahkan, awalnya anggaran Pilkada di Kabupaten Tasikmalaya sebesar Rp 57,5 milyar. Namun dengan adanya mekanisme yang lain, KPUD mengajukan permohonan perubahan anggaran menjadi sebesar Rp 59,6 milyar.

“Itu sudah ada kesepakatan bersama bahwa akan dipenuhi. Karena Pilkada ini adalah rencana strategis nasional yang memang harus dipenuhi, mau tidak mau,” terangnya. (Day)

banner 325x300
banner 120x600
  • Bagikan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: