kamarang.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil saksi terkait Perkara dugaan Korupsi di Kota Banjar kamis (17/09/2020). KPK kali ini memanggil saksi atas nama Rohim Budiman warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak-Banten.

Rohim dalam hal inj berprofesi sebagai pelaksana lapangan untuk pembebasan lahan guna membangun menara (Tower) operator selular. Dia dipanggil KPK RI dengan kapasitas sebagai saksi terkait Dugaan Korupsi di lingkungan Pemerintahan Kota Banjar.

Saat dikonfirmasi media, Rohim mengaku menjawab sedikitnya 22 pertanyaan, diantaranya terkait dengan adanya dugaan gratifikasi untuk mendapatkan izin prinsip pembangunan 2 buah menara (Tower) operator selular di wilayah Kota Banjar.

“Waktu itu saya ditemani oleh rekan anggota dewan menghadap wali kota untuk menempuh izin pendirian tower di Banjar. Tahunnya lupa lagi, kalau tidak salah antara 2008 sampai 2013,” ujar Rohim.

Saat ditanya berapa jumlah dana yang diberikan, Rohim enggan memberi tahu nominal dan sudah dijelaskan kepada penyidik. “Kalau untuk itu, tanya saja penyidik,” ungkapnya seraya menambahkan pihaknya belum dimintai berkas-berkas terkait perkara tersebut.

Saat jubir KPK Ali Fikri memberikan keterangan kepada awak media, ia menyebutkan proses penyidikan dugaan korupsi di Kota Banjar masih terus berjalan meski di tengah pandemi covid-19. “Semoga wabah pandemi ini cepat berlalu sehinga KPK bekerja maksimal,” ujar ali kepada awak media. (Eboe)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.