kamarang.com, Tasikmalaya – Keberadaan Balai Latihan Kerja (BLK) di suatu Daerah memang sangat diperlukan, guna menunjang ketersediaan tenaga kerja yang mampu berkompetensi ketika diperlukan di dunia kerja.

Tak terkecuali di Kota Tasikmalaya, keberadaan BLK tersebut sangat dinanti, baik oleh warga Kota Tasikmalaya, maupun dinas terkait yakni Dinas Tenaga Kerja. Namun sampai saat ini keberadaan BLK tersebut belum terwujud.

“Pak Wali ingin membangun BLK di jalan Mangin, namun luas lahan belum masuk standar. Untuk membangun BLK diperlukan lahan minimal 5 hektar sedangkan di Mangin hanya 1 hektare lebih,” terang Rahmat Mahmuda, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tasikmalaya, Jumat (17/07/2020).

Adapun alternatif tempat yang memang cocok untuk dibangun BLK, menurut Rahmat yakni di Tamansari yang letaknya di area Situ Cibeureum. “Di sini luasnya ada 5 hektar lebih, kami usulkan ke Pak Wali agar untuk BLK nanti dibangun di sini saja, selain areanya luas, juga bisa sebagai tempat promosi obyek wisata ini,” tambah Rahmat, sambil menunjuk bangunan kosong di area situ.

Namun demikian, dalam waktu dekat, area yang diusulkan tersebut untuk sementara akan dijadikan UPTD BLK sebelum BLK untuk Kota Tasikmalaya dibangun. “Karena pembangunan BLK itu memerlukan waktu yang lama dan juga biaya yang tidak sedikit, maka dalam waktu dekat ini, tempat ini kita gunakan dulu sebagai UPTD,” ujarnya.

Rahmat berharap usulan tempat BLK di Tamansari dan juga pembangunan BLK tersebut segera terealisasi di tahun 2021 nanti. “Harapannya secepatnya kita punya BLK untuk Kota Tasikmalaya, karena itu memang diperlukan,” harapnya. (Al-g)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.