kamarang.com, Tasikmalaya – Warga Cikeleng, Desa Arjasarai, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya dibikin geram oleh PDAM Leuwisari, pasalnya sejak siang kemarin Selasa (11/08/2020) sampai Rabu (12/08/2020) pagi, aliran air ke daerah tersebut belum juga mengalir.

Ujung dari kekesalan tersebut, salah satu Tokoh Pemuda Cikeleng, Dadan Jaenudin, langsung mendatangi pihak PDAM Leuwisari untuk mengetahui apa sebab tidak mengalirnya pasokan air tersebut.

“Rudet kang, dari kemaren ini air tidak ngalir ngalir, warga di sini sudah geram. Jangankan untuk mandi, untuk wudlu aja susah,” terang Dadan kepada kamarang.com.

Dadan, sebagai yang ditokohkan datangi kantor PDAM berdua bersama dengan perwakilan warga lainnya. “Asalnya mau sama Masyarakat berbondong bondong kesana, tapi untuk menjaga hal yang tidak diinginkan kami sebagai yang ditokohkan, mewakili masyarakat datang ke sana berdua saja,” tambah Dadan

Lanjut Dadan, jikapun ada permasalahan, seharusnya pihak PDAM memberikan sosialisasi sebelumnya sehingga warga di sini bisa menyiapkan air.

“Ya minimal kami ada persiapan, menyetok air. Ini tidak ada sosialisasi, jadi kami tidak bisa mandi maupun wudlu kang,” ujarnya.

Sementara pihak PDAM saat didatangi oleh warga mengatakan sedang ada perbaikan saluran air. Namun warga kadung kesal dan ingin segera aliran air ke Arjasari mengalir.

“Meskipun katanya sedang diperbaiki, ya setidaknya ada sosialisai dulu gitu, ini seenaknya saja mematikan air,” kesal Dadan. (K23)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.