HomeRegional

Kembali, Gerakan Satria Bersarung Layangkan Protes kepada Wali Kota Tasikmalaya Lewat Spanduk

Kembali, Gerakan Satria Bersarung Layangkan Protes kepada Wali Kota Tasikmalaya Lewat Spanduk

kamarang.com, Tasikmalaya - Gerakan Santri Bersarung kembali memasang spanduk di beberapa ruas jalan Kota Tasikmalaya setelah sebelumnya sempat dituru

Selain Wali Kota, Dinas Sosial Kota Tasikmalaya tidak Luput dari Kritikan Masyarakat
255 Keluarga di Kelurahan Sambong Pari Terima Bansos Provinsi
Dumas KPK akan Tindaklanjuti Laporan Koalisi Ormas LSM Terkait Status Hukum Walikota Tasikmalaya

kamarang.com, Tasikmalaya – Gerakan Santri Bersarung kembali memasang spanduk di beberapa ruas jalan Kota Tasikmalaya setelah sebelumnya sempat diturunkan pihak Sat Pol PP Kota Tasikmalaya.

Masih seperti sebelumnya, pemasangan spanduk tersebut tiada lain menindak lanjut aksi protes terhadap kebijakan walikota beberapa hari kebelakang.

“Aksi pasang spanduk hari ini adalah sebuah bentuk mosi ketidak percayaan kami terhadap Wali Kota Tasikmalaya yang notabene beliau adalah sebagai ketua dari satgas gugus tugas covid19,” ujar Fahmi koordinator Gerakan Satria Bersarung.

Gerakan Satria Bersarung, lanjut Fahmi, prihatin terhadap apa yang terjadi saat ini tentang covid19, dimana masyarakat hari ini sangat membutuhkan bahan pokok tapi apa yang terjadi di Pemerintahan Kota Tasikmalaya, malah mengadakan pengadaan Sarung bersekala besar, yang mana tindakan tersebut telah melukai hati masyarakat terdampak covid 19

“Dan bukan hali ini saja yang kami soroti mengenai kebijakan walikota, seperti halnya kekisruhan pendistribusian bantuan sosial untuk masyarakat terdampak covid 19 yang tidak tepat sasaran, sehingga menimbulkan konflik sosial di masyarakat atas apa yang sudah di janjikan oleh walikota,” tambahnya.

Ini artinya, menurut Fahmi bahwa walikota di sini harus tanggung jawab atas konflik sosial yang terjadi di masyarakat. Yang mana Sampai sekarang apa yang dijanjikan wali kota terhadap bantuan untuk masyarakat yang terdampak covid 19 belum selesai.

Harapan dari Gerakan Satria Bersarung kepada pemerintah kota Tasikmalaya khususnya ketua satgas gugus tugas covid19 agar memaparkan atau mempublikasikan semua anggaran untuk penanganan covid-19.

“Kerena kami berpikir khawatir ketika virus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) masih menjalar di institusi pemerintahan Kota Tasikmalaya, apalagi status Tersangka KPK belum terhapus dalam benak pikiran masyarakat,” ujarnya.

Terkahir, Fahmi mengatakan sangat menyayangkan dengan sikap DPRD Kota Tasikmalaya yang tidak menjalankan kontrol sosialnya, terkait dengan persoalan kisruhnya pembagian bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak covid 19.

‘Dengan ini jangan sampai masyarakat berasumsi bahwa DPRD Kota Tasikmalaya bagian dari wakil rakyat tapi tidak mewakili rakyatnya,” pungkasnya. (Red)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: