kamarang.com, Banjar – Kejaksaan Negri Kota Banjar hari ini Senin (03/08/2020) memanggil para bendahara (Organisasi Perangkat Daerah) OPD di lingkungan pemerintah kota Banjar, Jawa Barat.

Pemanggilan bendahara tersebut, terkait dugaan penyimpangan dalam perjalanan dinas kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) kota Banjar tahun anggaran 2019.

Menurut keterangan Kasi Pidsus Kejari kota Banjar, Jonatan, ada sebanyak 35 orang yang hari ini dimintai keterangan penyidik Kejari Banjar terkait kasus dugaan penyimpangan dalam perjalanan dinas kegiatan APEKSI kota Banjar.

“Untuk hari ini yang dimintai keterangan ada 35 orang namun terkait jumlah total penyimpangan anggaran APEKSI masih belum diketahui. Ini masih tahap permintaan keterangan kepada OPD yang mengikuti kegiatan tersebut,” ungkap Jonatan.

Di ketahui sebelumnya Kejaksaan Negeri kota Banjar saat ini sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan penyimpangan dalam perjalanan dinas kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) kota Banjar tahun anggaran 2019.

Saat di konfirmasi selaku leading sektor kegiatan APEKSI Kabag Tapem Pemkot Banjar Irwan, enggan menjawab perihal dugaan kasus yang diselidiki Kejari tersebut. (Eboe)


Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

hate hate
0
hate
confused confused
0
confused
fail fail
0
fail
fun fun
0
fun
geeky geeky
0
geeky
love love
0
love
lol lol
0
lol
omg omg
0
omg
win win
0
win
Admin

Send this to a friend