kamarang.com, Tasikmalaya – Puluhan warga kampung Ciwadas Hilir, Desa Linggaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya melakukan aksi turun ke jalan, Sabtu (02/11/19).

Aksi tersebut buntut dari kekecewaan warga melihat jalan lingkungan yang baru di aspal ditumbuhi rumput liar.

Ilyas, salah satu tokoh masyarakat setempat mengatakan, mereka turun ke jalan dengan aksi membersihkan ilalang dan rumput yang tumbuh tepat di atas aspal jalan.

“Padahal ini kan baru, kurang lebih setelah Lebaran itu di aspalnya oleh pemerintah,” jelasnya Ilyas saat dijumpai sejumlah awak media, sabtu (02/11/2019) siang.

Ilyas menambahkan, kegiatan ini mereka lakukan bukan hanya sekali, tapi sudah berkali-kali.

“Selain karena kecewa, jelas jika kita biarkan itu akan terlihat seperti kebun saja, bukan jalanan yang beraspal,” tambahnya

Ungkapan yang sama dilontarkan H Holis (54) warga kampung Ciwadas Hilir lainnya yang juga ikut turun ke jalan mengatakan indonesia ini memang sangat subur.

“Pasalnya jalan lingkungan berbeda dengan yang lainnya. Di daerah kami ini sangat subur, sampai jalan beraspal itu ditumbuhi rumput dan ilalang,” ungkapnya.

Dengan adanya kasus tersebut, mereka berharap ada transparansi dari pengelola dana desa tersebut. “Pemerintah pusat hingga Desa jangan bodohi kami. Toh jika kami dengar anggaran perbaikan jalan ini, tidak sedikit makan uangnya,” harapnya.

Terakhir mereka mengatakan jika suara mereka tidak digubris, mereka akan melakukan aksi dengan membawa banyak warga.

Sementara, pihak pemerintah desa saat mau dikonfirmasi ke kantor desa, mereka sedang tidak ada ditempat. (red)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.