HomePeristiwa

Hendak Cari Mata Lembu, Warga Madasari Cimerak Tewas Tenggelam di Pantai Pangandaran

Hendak Cari Mata Lembu, Warga Madasari Cimerak Tewas Tenggelam di Pantai Pangandaran

kamarang.com - Kecelakaan kembali terjadi di Pantai Pangandaran. Seorang warga yang hendak mencari mata lembu di kabarkan tenggelam di sekitaran pasi

Diduga Kelaparan, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Bangunan Kosong
Jelang Libur Akhir Tahun, Harga Telur Ayam di Pangandaran Melonjak Tinggi
Hari Pertama Kerja Setelah Cuti Kampanye, Bupati Pangandaran Kunjungi Pasar

kamarang.com – Kecelakaan kembali terjadi di Pantai Pangandaran. Seorang warga yang hendak mencari mata lembu di kabarkan tenggelam di sekitaran pasir putih, Rabu (10/03/21).

Belakangan diketahui, pencari mata lembu yang tenggelam tersebut bernama Sugandi warga Kampung Madasari, Desa Masawah, Kecamatan Cimerak.

Menurut informasi yang kami terima, Sugandi (40) bersama dua orang temannya Suhendri (22) dan Jenal (56), warga kampung Madasari hendak mencari kerang atau mata lembu.

Ketiganya berangkat dari rumah sekitar jam 04.00 WIB untuk mencari matalembu di Blok Cikole, Perairan Badeto dan pukul 05.00 sampai di Cagar Alam Barat.

Sugandi dan kedua temannya menuju Blok Cikole perairan Badeto dikarenakan situasi air dan arus yang tidak memungkinkan Sugandi dan Hendri memutuskan untuk beristirahat sejenak sedangkan Jaenal dia melakukan aktivitas mancing.

Tidak lama kemudian Sugandi dan Suhendri memutuskan untuk pindah tempat ke Blok Raja Mantri di perairan Badeto diseputaran pesisir pantai.

Suhendri menceritakan, sekitaran 40 menit kemudian, dirinya dan Sugandi (korban.red), berpindah lokasi lagi. Suhendri melalui jalan darat karena berniat akan mengambil peralatan sedangkan Sugandi menggunakan jalur air.

“Tiba-tiba Sugandi berteriak meminta tolong pada saya,” ujar Suhendri.

Lalu, lajut Suhendri, dirinya berusaha menolong dengan mencari kayu untuk dilemparkan kepada korban, namun posisi korban sudah kelihatan lemas dan kondisi air laut dalam keadaan arus balik yang kuat.

“Lalu saya bergegas minta tolong ke Jaenal tapi Sugandi sudah tidak terlihat. Kemudian saya bersama teman saya Jaenal melaporkan kejadian itu ke petugas pintu BKSDA untuk meminta pertolongan,” jelasnya.

Kini peristiwa ini tengah ditangani pihak berwenang, dan dibawa ke RS Pandega, guna dilakukan visum. (Nn)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: