kamarang.com, Majalengka – DD (19), pemuda warga Majalengka, nekad membakar rumah orang tua temannya gara gara terus ditagih mengembalikan kamera SLR yang dipinjamnya.

Wakapolres Majalengka, Kompol Hidayatullah, didampingi Kasat Reskrim, AKP M Wafdan Muttaqin, mengatakan, pelaku membakar rumah milik seorang seniman, bernama Saroni (68) warga Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, karena merasa sakit hati.

“Motifnya sakit hati, karena pelaku ditayain terus oleh anak korban, agar kamera LSR yang dipinjam pelaku minta segera dikembalikan,” ungkap Wakapolres, dalam keterangan resminya di mapolres setempat, Kamis (19/3/2020).

Hidayatullah menambahkan, pelaku tercatat masih bersetatus pelajar di salah satu sekolah SMA di Kecamatan Maja dan tersangka juga merupakan warga Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka.

“Modusnya, pelaku menyewa kamera LSR kepada korban, namun kamera tersebut tidak dikembalikan malah dijual. Kemudian korban menanyakan kepada pelaku melalui instagram kapan akan mengembalikan kamera tersebut,” tambahnya.

Lalu korban mengatakan akan mendatangi pelaku ke sekolahnya Jika tidak mengembalikan kamera tersebut. Karena terus ditagih, lanjut Hidayatullah, pelaku merasa jengkel dan merasa terpojok sehingga melakukan tindakan pembakaran tersebut.

“Pelaku membakar rumah korban dengan cara menggunakan BBM Pertalite yang disiramkan ke pintu warung atau rumah lalu dinyalakan dengan menggunakan korek api hingga bagian pintu dan warung terbakar,” terang Wakapolres.

Beruntung tak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut, namun korban mengalami kerugian material sebayak Rp10 jutaan. Saat ini pelaku berikut sejumlah barang bukti sudah diamankan di Mapolres Majalengka.

Akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 187 KUHP tentang pembakaran, ancaman hukumannya 12 tahun penjara. (red**)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.