kamarang.com, Tasikmalaya – Banyaknya desakan desakan dari beberapa LSM dan masyarakat terkait transparansi anggaran Covid-19 di Kota Tasikmalaya, membuat DPRD Kota Tasikmalaya berencana membentuk Pansus anggaran Covid-19.

Rencana pembentukan Pansus tersebut keluar dari Ketua Komisi IV, yang sekaligus anggota Fraksi dari PKS yang didukung langsung oleh ketua Fraksi PKS serta didorong oleh DPD PKS Kota Tasikmalaya.

“Banyak sekali desakan desakan, baik dari LSM, Ormas dan juga tokoh masyarakat Kota Tasikmalaya yang datang ke kami menanyakan anggaran Covid-19. Ini menandakan ada sesuatu yang belum beres,” terang Dede Muharram, ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya didampingi ketua DPD PKS dan ketua Fraksi PKS Kota Tasikmalaya, Minggu (07/06/2020).

Selain itu, sebagai Komisi di DPRD, Dede mengatakan tidak punya kewenangan memanggil gugus tugas untuk meminta informasi terkait penanganan Covid-19, sehingga pembentukan Pansus diperlukan.

“Komisi hanya bisa memanggil dan berkoordinasi dengan mitra yakni dinas dinas terkait, untuk gugus tugas ya kita perlu pansus karena komisi tidak bisa memanggil gugus tugas yang dipegang oleh pihak eksekutive,” tambahnya.

Ketua DPD PKS Kota Tasikmalaya, Agus Setiawan sangat mendukung pembentukan Pansus tersebut, menurutnya, dengan dibentuknya Pansus Covid-19, DPRD bisa memanggil dan mempertanyakan Gugus Tugas mengenai anggaran yang dikeluarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya senilai Rp. 81 Miliar.

“Tentunya kami DPD PKS Kota Tasikmalaya bersinergi dengan Fraksi PKS di DPRD untuk mendorong dan berjuang terbentuknya Pansus Covid-19, sehingga bisa mengontrol anggaran secara komprehensif,” kata dia. 

Bila tidak dibentuk Pansus, lanjut dia, fraksi maupun komisi tidak bisa mempertanyakan dan memanggil lebih jauh mengenai anggaran tersebut.

Hal tersebut disambut baik Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Tasikmalaya, Dede. Menurutnya, Fraksi dan DPD PKS sangat bersinergi, terlebih fraksi merupakan kepanjangan tangan dari partai.

“Tentunya kami Fraksi dan DPD PKS (Kota Tasikmalaya) sangat sinergis, terlebih kami kepanjangan tangan dari partai. Mudah-mudahan Pansus pengawasan gugus tugas Covid-19 bisa terwujud,” kata Dede.

Meski belum ada komunikasi secara intens dengan fraksi dan partai lain, Dede mengatakan, Fraksi Golkar telah sepakat dan masih mendorong dibentuknya Pansus tersebut. (Al-g)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.