Kamarang.com – Memasuki tahun ke tiga sekaligus yang terakhir, program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di 16 desa pada 4 kecamatan, di Kabupaten Tasikmalaya sudah mencapai sekitar 75 persen pembangunan. Adapun ke empat kecamatan tersebut yakni Singaparna, suakarame, rajapolah dan ciawi. Program Kotaku sendiri dimulai sejaka 2017, dan berakhir tahun 2019.

“Dari total 70 hektar lahan, tersisa lahan sekitar 13 hektar yang sedang dibangun dan ditargetkan sesuai kontrak selesai akhir tahun ini,” ungkap Kadis PUTR PP, Yusep Yustisiawandana, didampingi Kabid Jalan dan Jembatan pada Dinas PUTR PP Kabupaten Tasikmalaya, Atep Dadi Sumardi, Selasa (26/11/19).

Ia melanjutkan, ada tujuh plus satu kriteria yang menjadi program Kotaku yakni seperti keadan yang kumuh, bangunan, ketersediaan air bersih, sanitasi, jalan lingkungan, potensi kebakaran di kawasan permukiman dan potensi ruangan terbuka hijau.

Adapun tujuan dari program ini, Yosep mengatakan, sesuai dengan apa yang dicanangkan pemerintah pusat yakni 100 0 100, ini yang di harapkan 0 nya yang dari 16 desa dari empat kecamatan 0 dari tempat kumuh atau bebas dari tempat kumuh.

Untuk tahun depan, Yosep mengatakan tergantung program dari pusat apa program ini akan dilanjutkan atau ada program yang baru. “Kita menunggu program dari pemerintah, apa ini dilanjut atau ada program yang lain seperti yang sekarang ini,” terangnya.

Ditambahkan Atep, Kabid Jalan dan jembatan, menciptakan kawasan yang aman nyaman dan sehat tentunya kualitas lingkungan yang lebih baik untuk ditempati oleh masyarakat. (El-Z)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.