HomeRegional

BNN Tasikmalaya Amankan Puluhan Pohon Ganja yang Ditanam di Dalam Pot

BNN  Tasikmalaya Amankan Puluhan Pohon Ganja yang Ditanam di Dalam Pot

kamarang.com, Tasikmalaya - Badan Narkotika Nasional (BNN) Tasikmalaya, menggerebek rumah Milik M (50) di Kampung Cisirah, Desa Cibahayu, Kecamatan K

Relawan dan Simpatisan Budi Budiman, Siapkan Seribu Tanda Tangan Dukungan
Sidak di Hari Pertama Usai Libur Lebaran, Kang Cecep : Profesionalitas Pegawai Harus Ditingkatkan
Muscab Pepabri ke XV Diharapkan Bawa Penyegaran di Tubuh Organisasi

kamarang.com, Tasikmalaya – Badan Narkotika Nasional (BNN) Tasikmalaya, menggerebek rumah Milik M (50) di Kampung Cisirah, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, yang kedapatan menanan puluhan pohon ganja, Selasa (20/10/2020).

Dalam penggerebekan tersebut, Petugas BNN Tasikmalaya menemukan Puluhan Pohon Ganja dalam rumah yang sengaja ditanam di dalam polybeg. Guna mengelabuhi warga dan petugas, pohon ganja disimpan dibagian atas rumah oleh pelaku.

Tuteng Budiman, Ketua BNN Tasikmalaya mengatakan, pengungkapan tersebut melalui oenyelidikan yang sangat panjang. “Kurang lebih selama dua bulan. Dibantu Warga dan aparat desa, kita pantau terus sampai akhirnya hari ini kita sergap,” terang Tuteng.

Ada sekitar 45 Pohon Ganja beserta bibit kecilnya yang disita petugas. Dengan bukti tersebut, petugas mengamankan empat orang pelaku, seorang diantaranya merupakan pemilik rumah berinisial M (50).

M merupakan otak budidaya ganja rumahan. Sementara, tiga orang lainya merupakan orang kepercayaan M dalam budidaya ganja.

“Kita amankan pemilik rumah inisial M dan tiga orang kepercayaanya. Langsung kita amankan untuk pemeriksaan lebih mendalam,” tambah Tuteng.

Menurut Tuteng, pelaku ini mengaku sudah Budidaya Ganja di rumah selama tujuh tahun. Selain untuk konsumsi pribadi, Pelaku juga menjual ganja untuk diedarkan di seputaran Ciawi.

“Dia ini sejak kecil sudah konsumsi ganja. Jadi akhirnya dia putuskan tanam dan jual ganja,” terang Tuteng.

Terkait adanya kemungkinan pelaku menanam pohon ganja di lahan terbuka, Tuteng mengatakan pihaknya tengah mendalaminya.

Adapun mengenai hukuman bagi ke empat pelaku, Tuteng mengatakan, keempat pelaku ini terancam hukuman mati. (**)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: