HomeRegional

Belum Selesai, 21 Eks Karyawan AP Serahkan Kasusnya ke Kantor Pengacara Meiman dan Rekan

Belum Selesai, 21 Eks Karyawan AP Serahkan Kasusnya ke Kantor Pengacara Meiman dan Rekan

kamarang.com - Persoalan 21 eks karyawan Asia Plaza terus bergulir, kini eks karyawan tersebut memberikan Kuasa Kepada Kantor Hukum Meiman & Rekan unt

Temu Karya dan Pemilihan Ketua Karang Taruna Kecamatan Sukaresik Sukses Digelar
Aliansi Ormas dan LSM Kabupaten Tasik Temukan Adanya Pemotongan Gaji Guru Honorer
Gerakan Pemuda Islam Kota Banjar Apresiasi KPK Datang ke Kota Banjar

kamarang.com – Persoalan 21 eks karyawan Asia Plaza terus bergulir, kini eks karyawan tersebut memberikan Kuasa Kepada Kantor Hukum Meiman & Rekan untuk memperjuangkan hak hak hukumnya.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan Meiman Nanang Rukmana SH., MH Kepada sejumlah awak media, saat konperensi pers, di kantornya, Senin (26/04/21).

Menurutnya, selama ini persoalan 21 eks Satpam Asia Plaza sudah diperjuangkan oleh rekan SWAP namun berakhir dengan kekecewaan.

“Saya menyabut baik karena persoalannya murni ranah hukum, kenapa saya katakan demikian karena saat kita kaji dan analisa meski statusnya Outsourcing namun tetap ada regulasi yang mengaturnya,” kata Meiman Nanang Rukmana SH., MH.

Lebih lanjut, Meiman menyinggung lemahnya pembinaan dan pengawasan yang dilakukan intansi ketenagakerjaan di Kota Tasikmalaya.

“Pada intinya kami sebgai kuasa atau penasehat hukum eks satpam AP akan bekerja sesuai dengan aturan, mekanisme dan prosedur yang ada,” tambahnya.

Adapun mekanisme yang akan dilakukannya yakni upaya Bipartiet dan tripartiet. Namun jika langkah tersebut mentok, ia akan menempuh jalur ke PHI.

“Saya menghimbau kepada Pemkot Tasik jangan terjebak kepada yang sifatnya rutinitas sehingga tidak ada output. Namun harus berani dalam menerapkan aturan kepada perusahan baik berbadan Hukum maupun tidak,” jelasnya.

Sementata itu Dicky, perwakilan SWAP, menyampaikan, selama ini pihaknya mengawal proses hingga akhirnya menyerahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum.

“Data yang sudah dihimpun pada hari Ini dan kedepan sudah kami limpahkan kepada kuasa hukum Meiman & rekan. Mudah mudahan ada hak pekerja bisa terpenuhi,” kata Dicky.

Di tempat yang sama Perwakilan 21 eks satpam Asia Plaza mengucapkan terimakasih kepada Pa Meiman & Rekan yang sudah membantu dirinya dan rekan rekannya.

“Kami sekarang sudah menyerahkan semuanya kepada kuasa hukum. Kami berharap semua ini akan ada hasil yang terbaik untuk semuanya. Dengan terjadinya kasus yang kami alami ini semoga pemerintah atau dinas terkait bisa melihat kecurangan yang sudah di lakukan perusahan,” kata Ujang Asop perwakilan 21 eks satpam Asia Plaza.

Dirinya sedikit bercerita selama bekerja, merasa ada praktek seperti perbudakan yang sudah dialaminya saat kerja di Asia Plaza maupun perusahaan EDP.

“Mudah mudahan Kota Tasik terhindar dari perbudakan yang dilakukan perusahan. Kami menuntut hak yang sudah ditentukan oleh aturan,” tegasnya.

Selama lima bulan, lanjut Asop, dirinya dan rekan rekan hanya diberikan harapan palsu oleh perusahan dan pemerintah.

“Bahkan kita pernah dijanjikan oleh owner AP akan dikerjakan lagi sebelum ramadhan dan kami lihat itu adalah pimpinan AP yang berbicara oleh karena itu kami percaya, namun kenyataanya semua adalah kebohongan. Saya perwakilan rekan rekan semoga bisa selesai dengan harapan kami,” pungkasnya. (***)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
%d blogger menyukai ini: