HomeNasional

Azis Syamsuddin Minta BPOM Jelaskan Soal Tidak Izinkan Uji Klinis II Vaksin Nusantara

Azis Syamsuddin Minta BPOM Jelaskan Soal Tidak Izinkan Uji Klinis II Vaksin Nusantara

kamarang.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan kepada masyarakat mengenai sta

Jabar Siaga 1 Corona, Berikut Langkah Pemkot Tasik Antisipasi Penyebaran Virus Corona
Sekolah dan Dinas Pendidikan Dilarang Kutip Biaya UN
Satu Warga Sukarame Dimakamkan dengan Protap Covid-19

kamarang.com, JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan kepada masyarakat mengenai standar uji klinis dan pemberian izin vaksin di Indonesia, baik itu dari dalam maupun luar negeri.

Hal tersebut, terang Azis, lantaran BPOM menyebut uji klinis tahap satu Vaksin Nusantara tidak memenuhi kaidah, sehingga tak mengizinkan untuk lanjut di tahapan berikutnya.

“BPOM menyatakan uji klinis I Vaksin Nusantara tidak memenuhi kaidah klinis dalam proses penelitian dan pengembangan vaksin, sehingga izin uji klinis II Vaksin Nusantara tidak diizinkan,” Ungkap Azis Minggu (14/03/21).

Oleh karena itu, Azis meminta BPOM menginformasikan kepada tim uji klinis Vaksin Nusantara terkait persyaratan dan prosedur yang harus dipenuhi.

“Supaya uji klinis yang dilakukan tim Vaksin Nusantara memenuhi kaidah klinis dalam proses penelitian dan pengembangan suatu vaksin,” ungkapnya.

Politikus Partai Golkar itu mendorong pemerintah dan BPOM untuk terus mendukung penelitian dan pengembangan vaksin maupun obat-obatan buatan dalam negeri.

Menurutnya, hal ini sebagai salah satu upaya penanganan pandemi Covid-19 sehingga Indonesia dapat lebih mandiri di bidang farmasi.

“Langkah ini merupakan upaya agar kita tidak bergantung pada vaksin ataupun obat-obatan impor, serta untuk percepatan akses ketersediaan vaksin dari dalam negeri,” pungkasnya. (***)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
%d blogger menyukai ini: