kamarang.com, Tasikmalaya – Perhelatan Pilkada 2020 masih berlangsung, kini sudah masuk tahapan kampanye secara terbuka.

Untuk mengikuti bursa calon pimpinan daerah dalam hal ini bupati maupun wali kota tentu bakal banyak memakan biaya, bagi calon itu sendiri tentunya.

Baik untuk sosialisasi diri, program atau untuk sekedar membuat alat peraga kampanye pendukung pasangan calon tersebut.

Khusus di Tasikmalaya, Azis Rismaya Mahfud, calon bupati Tasikmalaya no urut 1 mengaku, selama ini dirinya dalam melakukan sosialisasi sebelum ditetapkan selama satu tahun ini sudah menghabiskan uang sebesar 20 miliar.

“Dalam setahun, saya menghabiskan uang sekitar 20 miliar untuk kegiatan aeperti ini tapi sebelum penetapan ya seperti sekarang. Kalau sekarang dilakukan, tidak boleh. Kan diawasi oleh Panwas,” ungkap Azis di depan masyarakat, di salah satu tempat di Cisayong.

Azis mengatakan, uang 20 miliar itu, dibagikan kepada sekitar 400.000 orang, per orangnya mendapatkan 50.000 rupiah.

“Saya sudah menemui sebanyak 400.000 orang Tasikmalaya selama setahun ini. Perorang saya kasih 50.000 rupiah. Tapi ini bukan nyogok ya,” tambahnya lagi meyakinkan masyarakat yang hadir.

Terakhir dalam sosialisasi tersebut, Azis juga meyakinkan masyarakat, tidak harus mendukung dirinya. Menurutnya siapapun yang terpilih nanti semoga yang terbaik untuk Kabupaten Tasikmalaya.

“Ada empat calon. Ibu ibu/bapak bapak tidak harus memilih saya, siapapun nanti yang terpilih semoga yang terbaik untuk Tasikmalaya,” pungkasnya. (**)

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.